Teori dan Petunjuk Evolusi [Soal UN dan Pembahasan]




Mengapa jerapah berleher panjang? Teori dan Petunjuk Evolusi [Soal UN dan Pembahasan]


Pembahasan soal Biologi Ujian Nasional (UN) SMA-IPA dengan materi pembahasan Teori dan Petunjuk Evolusi meliputi teori Darwin, Lamarck, dan Weismann, serta petunjuk evolusi seperti variasi individu, fosil, homologi, dan lain-lain.


Soal No. 1



Teori evolusi Darwin menyatakan:

Alam akan mengadakan seleksi terhadap makhluk yang ada di dalamnya, hanya makhluk hidup yang mampu beradaptasi dengan lingkungan yang dapat bertahan hidup.”

Fenomena evolusi yang sesuai dengan pendapat Darwin tersebut adalah ….





A.populasi kupu-kupu Biston bitularia sayap gelap lebih banyak dibandingkan kupu-kupu Biston bitularia sayap cerah setelah revolusi industri
B.populasi jerapah leher panjang lebih banyak setelah populasi pohon berbatang pendek sebagai penyedia makanannya berkurang
C.usus buntu pada manusia mengalami penyusutan dan mengecil karena manusia menjadi pemakan segala (omnivora)
D.populasi ular semakin menurun ketika berada di lingkungan yang terdapat banyak predatornya
E.populasi tikus berekor pendek menurun seiring menurunnya jumlah makanan yang tersedia di lingkungannya


UN 2019










Pembahasan


Keberadaan kupu-kupu Biston bitularia sekarang sudah punah. Hal ini disebabkan karena pada saat terjadi revolusi industri di Inggris, semua batang tempat hinggap kupu-kupu Biston bitularia dipenuhi asap dan jelaga.

Akibatnya, Biston bitularia bersayap cerah tidak mempunyai tempat hinggap yang aman. Hinggap di mana saja diketahui oleh pemangsanya. Hal ini karena warna sayap dan warna tempat hinggapnya sangat kontras.

Hingga akhirnya kupu-kupu Biston bitularia bersayap cerah punah karena terseleksi alam.

Jadi, fenomena evolusi yang sesuai dengan pendapat Darwin tersebut adalah tentang kupu-kupu Biston bitularia (A).


Soal No. 2



Perhatikan pernyataan tentang teori evolusi berikut!




(1)Memanjangnya leher jerapah karena pengaruh lingkungan.
(2)Jerapah berleher panjang berasal dari jerapah berleher pendek.
(3)Nenek moyang jerapah berleher panjang dan berleher pendek.
(4)Jerapah berleher pendek mati kelaparan, sedangkan jerapah berleher panjang tetap hidup.


Adaptasi menurut Lamarck ditunjukkan oleh nomor ….





A.(1) dan (2)
B.(1) dan (3)
C.(2) dan (3)
D.(3) dan (4)
E.(4) dan (5)


UN 2018





Pembahasan


Dua teori evolusi yang berseberangan adalah Teori Evolusi Lamarck dan Teori Evolusi Darwin. Lamarck mengatakan bahwa makhluk hidup sekarang adalah makhluk hidup zaman dahulu yang dapat beradaptasi terhadap lingkungan.

Sedangkan Darwin mengatakan bahwa makhluk sekarang adalah makhluk hidup yang lolos seleksi alam dari makhluk hidup yang dulunya bervariasi.

Mari kita perhatikan empat pernyataan di atas!






(1)Memanjangnya leher jerapah karena pengaruh lingkungan. [adaptasi Lamarck]
(2)Jerapah berleher panjang berasal dari jerapah berleher pendek. [adaptasi Lamarck]
(3)Nenek moyang jerapah berleher panjang dan berleher pendek. [seleksi alam Darwin]
(4)Jerapah berleher pendek mati kelaparan, sedangkan jerapah berleher panjang tetap hidup. [seleksi alam Darwin]


Jadi, adaptasi menurut Lamarck ditunjukkan oleh nomor 1 dan 2 (A).


Soal No. 3



Burung finch di kepulauan Galapagos menurut sejarah evolusinya berasal dari Amerika Selatan. Setelah beberapa generasi paruh burung menunjukkan variasi pada bentuk dan ukuran. Proses terjadinya variasi pada paruh burung finch adalah ….





A.peristiwa seleksi alam sehingga terbentuk lebih dari satu jenis paruh, paruh panjang dan runcing disesuaikan makanan berupa serangga, paruh tebal dan pendek disesuaikan dengan jenis makanan berupa biji-bijian, dan sebagainya
B.adaptasi konvergen sehingga memiliki struktur paruh yang sama dengan moyangnya, paruh panjang dan runcing disesuaikan makanan berupa serangga, paruh tebal dan pendek disesuaikan dengan jenis makanan berupa biji-bijian, dan sebagainya
C.seleksi buatan yang dilakukan manusia pada burung finch sehingga bentuk paruh burung finch berubah sesuai dengan makanannya
D.adaptasi terhadap jenis makanan yang berbeda, paruh panjang dan runcing disesuaikan makanan berupa serangga, paruh tebal dan pendek disesuaikan dengan jenis makanan berupa biji-bijian, dan sebagainya
E.adaptasi terhadap jenis makanan yang sama, paruh panjang disesuaikan makanan berupa biji-bijian, paruh tebal dan pendek disesuaikan dengan jenis makanan berupa madu, dan sebagainya


UN 2019





Pembahasan


Burung finch di kepulauan Galapagos awalnya sekelompok burung migrasi dari Amerika Selatan. Burung-burung tersebut adalah burung pemakan biji-bijian.

Ternyata di kepulauan Galapagos, jumlah bijian-terbatas. Terjadilah perebutan makanan. Yang kalah mati atau mencari alternatif makanan lain, seperti serangga, madu, tunas tumbuhan, benih, kaktus, dan lain-lain.

Burung finch yang bertahan dengan makanan masing-masing, dari generasi ke generasi mengalami adaptasi morfologi pada bentuk dan ukuran paruhnya.

Fenomena ini membawa Darwin pada kesimpulan bahwa individu yang beradaptasi pada habitat dengan baik akan mewariskan sifat unggul kepada generasi selanjutnya.

Jadi, proses terjadinya variasi pada paruh burung finch adalah adaptasi terhadap jenis makanan (B).


Soal No. 4



Adanya variasi individu merupakan fakta langsung terjadinya evolusi. Penjelasan yang tepat tentang hubungan variasi individu dengan evolusi adalah ….





A.dapat dilacak hubungan filogenetik berdasarkan kesamaan ciri
B.sifat yang berbeda akan diturunkan pada generasi berikutnya
C.perbedaan individu menunjukkan terjadinya evolusi
D.perbedaan ciri makhluk hidup menunjukkan ikatan kekerabatan
E.variasi individu terjadi karena persilangan secara alami


UN 2018





Pembahasan


Antar-individu dalam satu spesies terdapat variasi. Hal ini terjadi karena pengaruh berbagai faktor, seperti suhu, tanah, dan makanan. Seleksi terhadap jenis hewan dan tumbuhan selama bertahun-tahun menghasilkan varian yang jauh berbeda dengan nenek moyangnya.

Dengan demikian, adanya variasi dalam satu keturunan (bukan persilangan) akan diturunkan pada generasi berikutnya yang akan menuju terbentuknya spesies-spesies baru.

Jadi, hubungan variasi individu dengan evolusi adalah opsi (B).


Soal No. 5



Menurut teori evolusi, setiap spesies berasal dari satu nenek moyang dan spesies yang ada sebelumnya lambat laun berubah menjadi spesies yang lain. Sejak awal teori evolusi dikemukakan tidak mampu menjelaskan proses pembentukan asal-usul spesies kehidupan bermula. Kelemahan teori evolusi yang dikemukakan para ahli adalah ….





A.fosil yang ditemukan masih kurang lengkap menunjukkan perubahan organ
B.tidak ditemukan spesies peralihan dari spesies lama ke baru
C.teori evolusi tidak dapat membantah hukum alam
D.teori evolusi tidak dapat membantah hukum probabilitas
E.spesies yang ada tidak mencerminkan perubahan dari spesies terdahulu


UN 2016





Pembahasan


Seorang ahli paleontologi, Mark Czarnecki, berpendapat bahwa kendala utama dalam membuktikan teori evolusi adalah catatan fosil. Catatan fosil tersebut belum mengungkapkan jejak-jejak jenis peralihan hipotesis Darwin. Malah sebaliknya spesies muncul dan musnah secara tiba-tiba.

Artinya, sampai saat ini tidak ditemukan fosil spesies transisi, misal ikan setengah reptil, reptil setengah burung, atau manusia setengah kera, yang seharusnya jumlahnya lebih banyak daripada fosil makhluk purba.

Jadi, kelemahan teori evolusi yang dikemukakan para ahli adalah tidak ditemukan spesies peralihan dari spesies lama ke baru (B).

Pembahasan soal lain tentang Teori dan Petunjuk Evolusi bisa disimak di:
Pembahasan Biologi UN 2016 No. 39
Pembahasan Biologi UN 2017 No. 39

Simak juga:
Mekanisme Evolusi [Soal UN dan Pembahasan]

Dapatkan pembahasan soal dalam file pdf  di sini.

Demikian, berbagi pengetahuan bersama Kak Ajaz. Silakan bertanya di kolom komentar apabila ada pembahasan yang kurang jelas. Semoga berkah.


Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url